Pertanyaan

Di mana saja di Indonesia Ascendure menyediakan modal penyelesaian dan ekspansi?

Bali lebih dulu — di mana Ascendure hadir langsung — lalu pulau-pulau di timur yang berbagi pengunjungnya: Lombok dan kepulauan Gili, Labuan Bajo dan Flores (gerbang menuju Komodo), Sumba dan Sumbawa, serta Nusa Penida dan Lembongan. Destinasi wisata lain, seperti Danau Toba, Likupang, Raja Ampat, Belitung, dan Bintan, dipertimbangkan kasus per kasus bila jaminan dan operatornya kuat. Hanya informasi.

Tempat mana saja, dan proyek seperti apa?

WilayahProyek umum yang kami dukungCatatan
Bali, Nusa Penida & LembonganVila, hotel, restoran, beach club, gym, wellnessPermintaan terdalam; hadir langsung
Lombok & kepulauan GiliHotel dan vila di sekitar Mandalika, Kuta, Selong Belanak, Senggigi; perhotelan GiliPuncak musiman, digerakkan acara
Labuan Bajo & FloresHotel dan vila yang melayani pengunjung KomodoDestinasi super prioritas
Sumba & SumbawaResor berskala lodge bertarif tinggi dan vila selancarSelektif; permintaan tipis, pembangunan mahal
Destinasi lainAset perhotelan yang mapanKasus per kasus

Di semuanya, Ascendure mendukung bisnis perhotelan dan aset riil: hotel dan resor, vila dan residensi, restoran, kafe dan beach club, gym dan studio wellness, serta bisnis operasional lain dengan aset nyata di baliknya. Lihat cara kerja Ascendure.

Mengapa Bali lebih dulu?

Karena di sanalah permintaan paling dalam dan bukti paling baik. Indonesia menerima sekitar 15,4 juta pengunjung internasional pada 2025, dan Bali mengambil sekitar 6,95 juta di antaranya — sekitar 45%. Harga, sewa, biaya bangun, dan pembeli paling mudah diverifikasi di Bali, dan di situlah Ascendure bekerja jalan demi jalan. Hanya informasi.

Apakah syaratnya berubah di luar Bali?

Strukturnya tidak. Di mana pun, Ascendure menyediakan modal penyelesaian jangka pendek yang dijamin agunan (untuk menyelesaikan pembangunan) dan modal ekspansi (untuk mengembangkan bisnis yang beroperasi): umumnya USD 500.000 hingga 5 juta, untuk 6 hingga 36 bulan, dicairkan bertahap, tanpa mengambil ekuitas — Anda tetap memegang kendali. Jaminannya adalah paket yang sama: hak atas tanah, saham perusahaan, serta peralatan dan pendapatannya. Lihat jaminan apa yang diambil penyedia modal.

Yang berubah adalah seberapa keras proyek harus membuktikan dirinya. Di luar Bali, permintaan lebih tipis dan lebih musiman, hak atas tanah perlu lebih banyak diperiksa (termasuk klaim adat adat), dan pembeli lebih sedikit jika suatu aset harus dijual. Jadi bukti proyek itu sendiri — pra-penjualan, reservasi, angka operasional, operator yang ditunjuk — lebih berbobot.

Bagaimana dengan destinasi “super prioritas” pemerintah?

Indonesia menetapkan lima destinasi wisata super prioritas pada 2020: Danau Toba, Borobudur, Mandalika (Lombok), Labuan Bajo, dan Likupang. Dua di antaranya, Mandalika dan Labuan Bajo, berada di koridor yang sudah dicakup Ascendure. Yang lain, dan destinasi seperti Raja Ampat, Belitung, dan Bintan, dipertimbangkan kasus per kasus. Hanya informasi.

Jawaban per tempat: Lombok · Labuan Bajo dan Komodo · Sumba dan Sumbawa.

Terakhir ditinjau Oktober 2026. Informasi umum tentang pasar Indonesia, bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Mintalah nasihat dari notaris dan penasihat hukum Indonesia untuk struktur tertentu apa pun.

Punya proyek di Bali, Lombok, Labuan Bajo, Sumba, atau destinasi unggulan Indonesia lainnya? Ceritakan posisinya.

Ceritakan tentang proyek Anda