Sama seperti di Bali: uang pemilik sendiri membeli tanah — Ascendure dapat mendanai sebagian pembelian tanah hak milik atau HGB — dan mengurus perizinan, lalu modal jangka pendek yang dijamin agunan menyelesaikan pembangunan atau mendanai ekspansi bisnis yang beroperasi — dijamin atas hak tanah, saham perusahaan, serta peralatan dan pendapatannya. Ascendure mendukung proyek di seluruh Lombok, termasuk Mandalika, Kuta, Selong Belanak, Senggigi, dan kepulauan Gili. Permintaan Lombok lebih tipis dan lebih musiman daripada Bali, sehingga bukti proyek itu sendiri lebih berbobot. Hanya informasi.
Seperti apa pasar Lombok sekarang?
| Ukuran | Angka |
|---|---|
| Penumpang bandara Lombok, 2025 | 2,50 juta (2024: 2,38 juta) |
| Okupansi hotel berbintang, NTB, 2025 | sekitar 33% (Februari) hingga 50% (Juli) |
| Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika | 1.175 ha; sekitar IDR 5,7 triliun diinvestasikan hingga akhir 2025 |
| MotoGP di Mandalika, Oktober 2026 | sekitar 158.000 penonton selama tiga hari |
Lombok tumbuh, tetapi okupansi hotelnya jauh di bawah Bali di luar bulan puncak dan acara besar. Proyek di sini dinilai dari bagaimana ia mengisi kamar pada Februari, bukan hanya pada pekan balapan. Hanya informasi.
Di mana di Lombok?
- Mandalika dan Kuta. Kawasan Ekonomi Khusus pemerintah, dikelola ITDC (bagian dari grup pariwisata negara InJourney), dengan sirkuit balap dan hotel bermerek. Puncak acara yang kuat; tanah di kawasan inti adalah yang termahal di pulau ini.
- Selong Belanak dan pesisir barat daya. Permintaan selancar dan vila, perhotelan berskala lebih kecil.
- Senggigi. Jalur resor lama Lombok — lebih banyak renovasi dan reposisi hotel yang ada daripada bangunan baru.
- Kepulauan Gili. Bebas kendaraan bermotor, dicapai dengan perahu, dengan perhotelan yang sudah mapan. Hak atas tanah perlu diperiksa dengan cermat: konsesi lahan besar di Gili Trawangan dibatalkan pada 2021, dan sertifikat para penghuni sudah diregularisasi sejak itu.
Untuk harga tanah di Lombok, Sumba, dan Sumbawa, lihat perbandingan tanah dan permintaan di timur Bali. Hanya informasi.
Apa yang berbeda dalam pembiayaan di Lombok?
- Musiman. Anggaran harus bertahan melewati musim sepi. Penyedia modal melihat arus kas bulanan, bukan rata-rata tahunan.
- Hak atas tanah. Klaim adat (adat) dan konsesi lama berarti hak atas tanah diperiksa dua kali lebih ketat daripada di Bali.
- Biaya bangun. Bangunan kelas menengah berbiaya mendekati harga Bali; bahan dan tenaga terlatih dapat lebih lama didapat.
- Exit. Pembeli aset jadi lebih sedikit daripada di Bali, sehingga fasilitas lebih sering dilunasi dari pendapatan operasional, penjualan yang sudah disepakati, atau refinancing jangka lebih panjang daripada dari penjualan cepat.
Apakah pemblokiran Bali 2026 atas perusahaan milik asing baru berlaku di Lombok?
Sebagaimana dilaporkan, tidak: pemblokiran 2026 atas pendaftaran PT PMA (perusahaan milik asing) baru di 18 kategori usaha — termasuk kafe, pusat kebugaran, dan hotel di bawah 6.000 m² — diterapkan dalam sistem perizinan nasional atas permintaan Bali, dan hanya mencakup Bali. Lombok berada di provinsi berbeda, Nusa Tenggara Barat (NTB). Aturan berubah, jadi pastikan posisi terkini dengan penasihat hukum Indonesia sebelum mendirikan perusahaan. Lihat apa yang masih bisa dibuka orang asing di Bali. Bukan nasihat hukum.
Apa yang perlu dilihat Ascendure?
Sama seperti di mana pun: hak atas tanah yang bersih atas nama perusahaan proyek, izin yang sesuai dengan proyek, biaya penyelesaian atau anggaran ekspansi yang kredibel, dan bukti permintaan — pra-penjualan, reservasi, riwayat operasional, atau operator yang ditunjuk. Fasilitas umumnya mulai dari sekitar USD 500.000. Lihat dokumen apa yang perlu disiapkan.
Terakhir ditinjau Oktober 2026. Informasi umum tentang pasar Indonesia, bukan nasihat hukum, pajak, atau keuangan. Mintalah nasihat dari notaris dan penasihat hukum Indonesia untuk struktur tertentu apa pun.
Membangun atau memperluas di Lombok atau Gili? Ceritakan tentang proyeknya.
Ceritakan tentang proyek Anda